Home » ARTIKEL » Menciptakan Sales Team Yang Militan terhadap Produk/Brand Anda

Menciptakan Sales Team Yang Militan terhadap Produk/Brand Anda

Bayangkan Anda adalah seorang Sales Manager/apalagi Bisnis Owner yang memiliki Team Sales yang sangat loyal bahkan “cenderung berani Mati” dalam menjual Produk Anda.Bayangkan Team Sales Anda punya kemampuan dan motivasi yang sangat kuat untuk benar-Benar membela produk/Brand Anda…,Wahh… pasti keren banget bukan ?

Waktu itu sekitar 8 tahun yang lalu, ketika saya tengah ditugaskan memimpin salah satu Cabang penjualan Produk Elektronik di Jawa Tengah. Saya ingat sekali betapa kami, saya dan Team sedemikian ngototnya untuk benar-benar bisa membuat merk yang kami pegang menjadi No. 1 di wilayah kami. Sebagai Brand Jepang waktu itu rasanya pantang surut untuk di kalahkan oleh sang pesaing Brand Korea yang memang ternyata di Team mereka juga punya jiwa Militan untuk memenangkan Brand nya di wilayah “perang” yang sama.

saya masih sangat ingat betapa sengitnya persaingan kita saat itu untuk “memenangkan” satu – dua Dealer elektronik terbesar di wilayah itu untuk mendapatkan penjualan sebesar-besarnya dan saling mengalahkan. Mulai dari strategi memenangkan hati sang pemilik Dealer, adu jago Instore promo, Campaign, sampai dengan berkompetisi dalam melakukan Branding di Toko Dealer tersebut. Kami dan team betul-betul merasa bahwa kemenangan adalah harga mati dan harus dicapai dengan segala cara agar penjualan kita lebih besar daripada sang kompetitor.

Beberapa momen yang masih terngiang adalah ketika sang pemilik Toko baru saja membuka Toko barunya yang semi Modern Outlet di salah satu kota di Jawa tengah, persaingan kami melakukan Branding sangat sengit, semua team sales selalu memberikan Informasi terupdate termasuk “Memanas-manasi” Saya sebagai Kepala Cabang untuk segera Action atau Counter Action sebelum di dahului sang kompetitor. ketika mereka sudah pasang Signboard, kita segera lakukan hal yang sama, Kompetitor pasang Branding di halaman kaca Toko, kita segera ambil di Pintu, Bahkan ketika kita pasang Stiker di Tangga gedung, mereka segera counter pasang di langit-langit tangga, dan sebagainya.

Urusan jualan pun sama, ketika kita tau bahwa si pemilik Toko akan pergi keluar Kota di masa-masa klosing penjualan maka kita beradu Taktik gimana caranya agar si pemilik Toko bisa kita temui dahulu dan kita ajak makan siang keluar sampai sore agar kesempatan kita untuk tarik order lebih besar dan tidak ada celah si Kompetitor untuk bisa masuk dan mendapatkan order di akhir bulan.

Namun lepas dari semua persaingan tersebut, kami, baik saya, team Sales, team sales si Kompetitor maupun Kepala Cabangnya tetap berhubungan sama-sama baik dan berkomunikasi dengan baik.untuk beberapa hal kami pun saling berbagi informasi terutama mengenai regulasi-regulasi daerah yang sedang update ataupun informasi-informasi lainnya.

Namun demikian dalam kesempatan lain di beberapa tahun berikutnya, saya menemukan di Perusahaan lain contoh-contoh Sales team yang militan membela produknya dalam bentuk yang lebih ekstrem, dari mulai sekedar Psy War tingkat tinggi samapai beradu fisik pun pernah saya dengar dari beberapa teman. Wow.. menarik Bukan ??

Jika mengingat masa-masa tersebut, dari sisi positif saya sangat meyakini bahwa memiliki Team Sales yang sangat cinta dan Militan terhadap Produk/Brand kita sesungguhnya memiliki Banyak sekali keuntungan dan harus menjadi sebuah prioritas bagi semua orang yang ingin menjadi Juara mengalahkan para kompetitornya.

Petanyaannya kemudian adalah, bagaimana bisa membangun Team Sales yag Cinta terhadap Produk kita dan Militan di lapangan untuk memenangkan Produk Kita ?

Memiliki Sales Militan di bangun oleh Kultur Perusahaan & Treatment Perusahaan terhadap Team
Jika Anda pernah mendengar apa yang di sebut dengan Corporate Culture dan Employee Behavior, hal ini mungkin salah satu contoh Implementasinya. yaitu bagaimana membuat sebuah Corporate Culture, atau budaya Perusahaan bisa terefleksikan secara nyata kepada Employee Behavior atau kebiasaan si Karyawan.

Bagi Anda yang pernah bekerja di perusahaan jepang, atau mungkin perusahaan-perusahaan lainnya. Mungkin Anda pernah menemukan semacam ritual-ritual yang dilakukan oleh Perusahaan tersebut kepada para karyawannya, mulai dengan yel-yel pagi hari pemompa semangat ataupun yang hanya Morning briefing pagi-pagi. itu adalah salah satu tema yeng merupakan bagian Kultur yang sengaja di bangun oleh perusahaan untuk menjadikan team sales yang kuat dan Loyal.

Salah satu contoh lain yang dilakukan oleh perusahaan kepada team Salesnya adalah dengan selalu memberikan informasi yang terbuka, menyeluruh dan komperhensif terhadap kelebihan-kelebihan Produk dan perusahaannya, di setiap kesempatan termasuk didalamnya dengan membandingkannya dengan kompetitor. tak lupa pula dalam kesempatan tersebut Perusahaan di barengi dengan selalu mengingatkan kepada para team Sales/para karyawan betapa Perusahaan peduli dan memperhatikan team salesnya.

Faktor kepedulian dan perhatian dari perusahaan baik dalam bentuk Materiil ataupun non materiil menjadi sangat penting untuk menciptakan Militansi para team Sales ini. Apalagi jika ekspektasi Team bisa dipenuhi oleh Perusahaan.

Pemimpin yang menciptakan Para Team yang Militan bukan sebaliknya
Menciptakan Team Sales yang militan tidak hanya tergantung dari faktor perusahaan saja, namun demikian para Leader Sales justru punya Andil yang sangat kuat untuk menciptakan Team yang Militan.

“Seekor Kucing yang memimpin segerombolan Singa akan tetap menjadi gerombolan Kucing, namun seekor SInga yang memimpin segerombolan Kucing, maka akan menjadi gerombolan Singa” Ungkapan ini adalah ungkapan yang sangat pas untuk para sales Leader yang bermimpi mempunyai Team yang militan. dalam artian, jangan bermimpi Anda akan punya team Sales yang militan apabila Anda sendiri tidak memiliki jiwa yang militan terhadap Produk/Brand Anda.

Pernahkah Anda sebagai seorang Sales memiliki Bos yang selalu mengobarkan semangat, memotivasi, menjadi problem solver, mengajarkan kegigihan dalam bertarung, menunjukan sikap yang pantang menyerah,selalu menunjukan kebanggann atas perusahaannya, menunjukan kebanggan atas Produk/Brandnya? Apa yang Anda rasakan ketika Anda memiliki Bos yang seperti itu ?, Anda yang mungkin biasa pakai speed jualan 50 km/jam bisa jadi berubah drastis menggunakan speed 100km/jam, baik berubah dengan senang hati ataupun berubah dengan “DIPAKSA”. Intinya seorang Militan Sales Leader akan membuat teamnya berubah baik dipaksa ataupun sukarela.

Setiap Sikap Militan/Loyal selalu ada alasan penting di belakangnya
Apa yang sesungguhnya membuat seseorang menjadi Loyal dalam bekerja? Apa yang membuat seseorang menjadi sangat kuat berjuang sementara yang lainnya tidak?, Saya ingin berikan suatu hal yang penting kepada Anda mengenai hal ini. yang membuat seseorang menjadi Loyal dalam bekerja, dan yang membuat seseorang menjadi sangat kuat berjuang sementara yang lainnya tidak adalah rumus ekspektasi vs Fullfilment

Yaitu bagaimana sebuah titik temu Antara yang diharapkan seseorang dengan apa yang di dapatkanya bisa di dapatkan. Sebagai contoh Kongkretnya adalah begini :

Anton sebut saja seorang Salesman yang menurut pendapat dia menjadi Sales yang penting bisa dapat income yang tinggi. sementara Badru yang lama bekerja di perusahaan lokan menganggap menjadi Sales di perusahaan Asing denga jaminan yang lengkap bagi keluarganya adalah penting.Anton dan Badru sama-sama berada di perusahaan yang sama dimana itu adalah perusahaan Asing yang memang memberikan fasilitas cukup lengkap namun tidak bisa memberikan Insentif/ bonus yang terlalu tinggi.

Dalam contoh case ini, mungkin potensi Badru menjadi Sales yang militan akan lebih besar di banding Anton. karena poin ekspektasi Badru lebih didapatkan dibanding Anton, nah ini yang saya sebut sebagai rumus ekspektasi vs Fullfilment.

Sebagai Leader Sales Anda harus memahami poin of Expectation Team Anda dan tentunya Anda harus juga mampu memainkan peran Anda untuk dapat meningkatkan performa tiap individu team Anda.

So.., Selamat membangun Team Sales Militan Anda…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*